Sabtu, 29 Agustus 2015

Polisi: Perakit Bom yang Ditemukan di Kalimalang Profesional

Liputan6.com, Jakarta Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Umar Faroq menyatakan, rakitan bom aktif yang ditemukan warga di dasar Sungai Kalimalang, Jakarta Timur, dibuat oleh kelompok profesional. Hal ini karena rangkaian bom yang ditemukan itu terdiri dari komponen yang hampir sempurna yakni baterai, sambungan kabel, tabung pembungkus, dan material bom.

"Saya kira yang merakit itu profesional," kata Umar kepada Liputan6.com, Sabtu (29/8/2015).

Daya ledak bom tersebut, kata Umar, belum dapat dipastikan saat ini. Sebab, Tim Forensik dari Brimob Polri harus melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mengetahui kriteria bom.

"Low atau high explosive belum bisa saya jawab. Masih diperiksa dan kewenangan untuk menjawab ada di Brimob," ujar Umar.

Dia mengungkapkan, setelah Tim Gegana tiba di lokasi, bom tersebut langsung diledakan di lahan yang steril dari warga. Hingga kini, kepolisian bersama warga masih menyisir sekitar titik TKP untuk memastikan tidak ada lagi rangkaian bomdi lokasi tersebut.

"Sekarang anggota dan warga masih menyisir sekitar lokasi penemuan. Masih ditelusuri apakah ada lagi benda serupa atau tidak," imbuh Umar. (Mvi/Sun)             Sumber : m.liputan6.com

Pertama dalam Sejarah, PM Yunani Perempuan

 Liputan6.com, Athena - Kekosongan pemerintah pengganti Perdana MenteriAlex Tsipras yang mengundurkan diri pada 20 Agustus 2015 lalu, membuat Mahkamah Agung Vassiliki Thanou mengambil alih kepemimpinan sementara hingga pemilihan umum diadakan secara resmi. Ia ditunjuk oleh Presiden Prokopis Pavlopoulo, setelah partai koalisi tak kunjung juga berhasil menunjuk pengganti sang pendahulu.

Thanou menjadi Perdana Menteri wanita pertama di negeri dewa-dewa itu. Pemilu -- ke lima kalinya dalam waktu 6 tahun -- yang rencananya akan diadakan pada 20 September.
Sebagai perdana menteri interim atau sementara, Vassiliki Thanou, akan bertanggung jawab untuk mengawasipemungutan suara serta menunjuk kabinet baru.
Selain menjadi penanggungjawab utama di pemerintahan, ia juga memastikan pemilu berlangsung dengan benar serta menghadapi isu-isu lain seperti imigran dan tahun ajaran baru sekolah.
"Tanggung jawab utama adalah untuk memastikan pemilu berlangsung dengan benar, tetapi sangat mungkin bahwa pemerintah akan diminta untuk mengelola isu-isu lain seperti imigran dan awal tahun ajaran sekolah," kata perempuan berusia 65 tahun itu dalam pidato pelantikannya seperti dikutip dari PoliticoSabtu (29/8/2015).
Krisis keuangan Yunani hingga belum rampung. Namun Athena kini menghadapi masalah lain, yaitu kedatangan puluhan ribu pengungsi dari Suriah dan negara-negara lain setiap bulannya.
Lebih dari 50.000 imigran tiba di Yunani pada bulan Juli 20015. Menurut Badan Pengungsi untuk PBB, jumlah ini jauh lebih banyak dibandingkan di tahun 2014, yang total keseluruhannya hanya 43.500.
Kepemimpinan Vassiliki Thanou adalah sejarah bagi Yunani. Selama 200 tahun sebagai negara moderen, ia adalah pemimpin perempuan pertama bagi negara itu.
Vassiliki Thanou lulusan hukum dari Universitas Sorbonne, Paris dan berpengalaman sebagai pengacara selama 40 tahun. Ia pernah menjabat sebagai menteri pariwisata dan kepala negosiator bailout saat Tsipras menjadi PM, sementara George Houliarakis sebagai kepala departemen keuangan.
Sebelumnya pada 1835, seorang perempuan pernah menyatukan pemimpin-pemimpin di negara kepulauan untuk melakukan revolusi kemerdekaan bagi Yunani.  Ia adalah Manto Mavrogenous. Kegemilangannya berdiplomasi membuat revolusi negara itu berhasil, seperti dilansir dari greek reporter.                                   Sumber : m.liputan6.com